KPID Jateng Gelar Pameran Kartun Internasional

SEMARANG (Asatu.id) – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah akan menggelar pameran kartun internasional tentang literasi media. Pameran rencananya akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 6 Mei di Kota Semarang.

Ketua KPID Jawa Tengah Budi Setyo Purnomo mengatakan, pameran kartun kali ini mengangkat tema Bijak Memilih Tayangan Televisi dan Siaran Radio.

Pameran ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-85 di Jawa Tengah dengan malam puncak akan digelar pada tanggal 11 Mei mendatang.

“Ini adalah kali pertama sosialisasi literasi media menggandeng seniman kartun dunia,” kata Budi, Sabtu (21/4).

Budi mengatakan, sosialisasi literasi media adalah bagian dari keprihatinan KPID Jawa Tengah atas praktik dunia penyiaran saat ini. Kata Budi, masih banyak siaran yang tidak mendidik dan tidak baik tersaji di lembaga penyiaran. Di sisi lain, kata Budi, saat ini juga sudah masuk era internet.

“Internet sebagai bagian penting konvergensi media juga memberi dorongan negatif, jika tidak bijak dan cerdas memanfaatkanya,” imbuh Budi.

Dampak masifnya internet antara lain; penyiaran tidak saja ada pada ranah free to air saja tapi sudah merambah streaming.

Budi berharap, lewat ide-ide kreatif kartunis akan muncul kritik segar bagaimana masyarakat harus cerdas bermedia. Lewat karya kartun itu juga diharapkan publik lebih tersentuh jiwanya.

Melalui kartun ini juga diharapkan para pengelola lembaga penyiaran lebih peka terhadap realitas sosial, jangan hanya mengejar rating semata.

Sementara itu Ketua panitia Harsiarnas ke-85 Jawa Tengah, Sonakha Yuda Laksono mengatakan, panitia telah mengirimkan undangan partisipasi kepada ratusan kartunis dari berbagai negara.

“Sonakha  berharap, melalui media kartun pesan literasi media lebih mudah tersampaikan dan menarik minat masyarakat, Dengan literasi media, masyarakat akan semakin paham bahwa mereka bisa mengambil bagian dalam pengawasan media dan menjadi filter bagi keluarga dan masyarakat,” pungkas Yuda.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *