Penghuni Setuju, Sunan Kuning Dijadikan Kawasan Kuliner

SEMARANG (Asatu.id) – Muhta (52), salah satu penyewa tempat karaoke di kompleks resosialisasi Argorejo atau lokalisasi Sunan Kuning, Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, mengaku senang dan setuju jika tempat itu ditutup dan dijadikan lokasi wisata kuliner.
“Sudah lama Dinas Sosial melakukan sosialisasi ke warga, baik pemilik rumah maupun warga binaan tentang rencana penutupan. Saya tidak kaget dan setuju karena itu program pemerintah,” kata Muhta.
Di lokalisasi, tutur Muhta, kurang lebih ada 500 anak resos atau binaan. Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah, bahkan dari luar provinsi. Mereka disebut warga binaan, tetapi praktiknya tidak pernah diketahui kapan mereka keluar dan beralih profesi.
“Padahal di sekitar kompleks banyak permukiman dan tempat pendidikan, sementara di dekatnya kok lokalisasi. Kurang pas dong. Makanya bagus kalau Sunan Kuning ditutup dan warga binaan beralih profesi, sesuai binaan dan pelatihan yang pernah didapatnya,” tutur Muhta.
Soal nanti lahan bekas lokalisasi itu akan digunakan sebagai lokasi wisata kuliner atau perumahan, Muhta percaya pemerintah sudah punya rencana.
“Tempatnya strategis, mau dibikin apa saja tidak masalah. Pasti pemerintah sudah punya rencana dan kajian mendalam,” ujar Muhta.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *