DPRD Apresiasi Langkah Dinas Sosial Tutup Sunan Kuning

SEMARANG (Asatu.id) – Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Sugi Hartono, mengapresiasi langkah Pemkot, dalam hal ini Dinas Sosial, yang akan menutup Resosialisasi Argorejo yang lebih dikenal sebagai lokalisasi Sunan Kuning, yang berada di wilayah Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat.

Langkah itu, menurut Sugi Hartono, berkaitan langsung dengan target dari Kementerian Sosial bahwa 2019 kabupaten/kota di Indonesia harus bebas dari prostitusi.

“Penutupan tempat-tempat prostitusi itu memang program pemerintah pusat, yaitu Kementerian Sosial bahwa 2019 semua kabupaten/kota di Indonesia harus bebas dari prostitusi. Tentu saja kami setuju dan mendukung,” kata Sugi Hartono, Kamis (19/4).

Namun Sugi Hartono mengingatkan kepada pemerintah, dalam hal ini Pemkot Semarang melalui Dinas Sosial, agar melakukan persiapan yang matang sebelum melakukan penutupan.

“Ini melibatkan hajat hidup orang banyak. Persiapannya harus matang. Sebab yang nantinya jadi persoalan bukan sekadar proses penutupannya, tetapi justru pasca penutupan. Itu yang harus dipikirkan. Tetapi secara prinsip kami mendukung,” ujar Sugi Hartono.

Di sisi lain, menurut politikus Partai Demokrat itu, pemerintah harus mengantisipasi dampak buruknya seperti yang dikhawatirkan masyarakat, yaitu akan menyebarnya para mantan penghuni lokalisasi Sunan Kuning di beberapa ruas jalan.

“Pemerintah atau Dinas Sosial harus melakukan pendekatan yang baik. Usai penutupan juga harus melakukan pemantauan. Jangan sampai setelah penutupan justru muncul masalah baru,” pinta Sugi Hartono. (is)

42

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan