Lilies Berharap Ada Kolam Renang di Taman Lele

Kepala UPTD Kampoeng Wisata Taman Lele Lilies Yaniarti (Udin/Asatu.id)

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala UPTD Kampoeng Wisata Taman Lele, Lilies Yaniarti, menyambut gembira tentang rencana pemkot yang akan mengembangkan dua destinasi wisata di Semarang, yakni Hutan Tinjomoyo yang kini menjadi area Pasar Semarangan dan Kampoeng Wisata Taman Lele di Kecamatan Ngaliyan.

Sebagai orang yang bertanggung jawab pada kemajuan dan keramaian Kampoeng Wisata Taman Lele, Lilies berharap di lokasi wisata itu dibangunkan kolam renang.

“Kalau boleh meminta saya ingin di Taman Lele dibangunkan kolam renang. Di sini ada kolam besar yang biasa untuk mainan becak air. Luasnya juga lumayan. Sementara airnya bisa memanfaatkan tuk (sumber air) yang tidak pernah kering,” kata Lilies Yaniarti.

Taman Lele memang dikenal dengan sumber air yang besar. Bahkan semua kebutuhan air untuk hotel, kolam keceh, mainan becak air dan kebutuhan lainnya, selama ini juga mengambil dari sumber itu.

“Saya sering mendapat saran dari pengunjung agar Taman Lele ditambahi kolam renang. Masyarakat Semarang bagian barat selama ini kalau mau renang harus pergi ke Mijen (BSB), Nglimut Boja atau tempat lain yang jauh dan mahal biayanya, karena kolam renang di Ngaliyan terkena proyek jalan tol,” tutur Lilies.

Menurut Lilies, dengan dibangunnya kolam renang dirinya yakin pengunjung tambah ramai, yang dampaknya bisa menaikkan pendapatan.

“Tidak perlu yang berstandar nasional. Yang penting bisa untuk sarana refreshing atau latihan anak-anak sekolah. Kolam renang itu bisa melengkapi kolam keceh anak-anak yang sudah ada,” ujarnya.

15

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan