Jokowi Terima Rekomendasi PPP Terkait Cawapres

SEMARANG (Asatu.id) – Presiden ke tujuh Indonesia Joko Widodo mengaku telah menerima surat rekomendasi hasil musyawarah nasional Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengenai kriteria sosok calon wakil presiden sebagai pendampingnya dalam pilpres 2019 mendatang.
“Saya sudah terima, rekomendasi yang diberikan PPP tadi sudah jelas,” ujarnya yang juga menghadiri Hari Lahir PPP ke-45 itu di Hotel UTC, Semarang, Sabtu (14/4).
Jokowi pun membeberkan dimana dirinya lebih dari satu kali bertemu dengan Ketum DPP PPP Muhammad Romahurmurziy dalam berbagai kesempatan. Ia menerangkan pertemuannya dengan Gus Rommy, panggilan Romahurmurziy tak lebih untuk membahas berbagai persoalan bangsa. Termasuk salah satunya yang paling kerap diperbincangkan
“Diskusi partai, diskusi koalisi, diskusi cawapres juga. Kalau Pak Rommy (Romarhumuziy) yang sering bocorkan ke media, yang tanggungjawab dia,” ucapnya.
Sementara itu, Gus Rommy, sapaan Romarhumuziy, mengakui bahwa Jokowi telah menerima surat rekomendasi terkait kriteria cawapres. Rekomendasi itu sendiri, katanya, dirumuskan kala munas ulama PPP yang baru saja ditutup Sabtu siang di Semarang.
“Total ada 10 hasil munas, salah satunya itu. Untuk kriteria cawapres bagi Jokowi harus dari kalangan Islam, dari santri, bersikap santun dan berjiwa ulama. Kemudian punya kompetensi tinggi, memiliki integritas, muda serta millenial. Kriteria di atas tersusun berdasarkan rujukan sesuai Al-Quran, Sunnah, dan ilmu-ilmu lainnya,” tambahnya.
Rommy pun tak mau ambil pusing terkait kansnya, apakah dirinya sudah memenuhi kriteria-kriteria tadi. Ia hanya berujar bahwa saat ini PPP tidak sedang mendorong nama untuk menjadi cawapres.
“Tetapi kita sedang meminta seluruh masyarakat Indonesia yang menjadi pendukung Pak Jokowi untuk bersama menggenapi apa yang kami sampaikan. Sehingga ketika beliau memilih adalah orang yang terbaik menemani lima tahun ke depan,” tukasnya.

9

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan