Camat Gayamsari Ajak Masyarakat Syukuri Hasil Pembangunan

SEMARANG (Asatu.id) – Camat Gayamsari Didik Dwi Hartono menegaskan, masyarakat Kota Semarang sudah seharusnya berterima kasih kepada pemimpinnya, yaitu Walikota Hendrar Prihadi dan Wakil Walikota Hevearita Gunaryanti Rahayu. Sebab dari kepemimpinannya, Kota Semarang mengalami perubahan dan kemajuan yang signifikan.
“Sebagai bukti, sebelumnya dalam lima tahun terakhir indeks pembangunan manusia (IPM) di Kota Semarang hanya 78. Namun dengan kepemimpinan Pak Wali dan Bu Wali IPM Kota Semarang menjadi 81,9. Angka ini mengalahkan kota besar seperti Surabaya dan Bandung,” kata Didik Dwi.
Pernyataan itu disampaikan Camat Gayamsari di depan sejumlah tokoh dan masyarakat dalam sambutannya menjelang pergelaran wayang kulit yang berlangsung di halaman kecamatan, Jumat (13/4) malam.
Pergelaran wayang dengan dalang Ki Ragil Supadi Lebdocarito itu dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-471 Kota Semarang. Masyarakat Gayamsari dan sekitarnya tampak antusias menonton kepiawaian dalang asal Pucang Gading yang mementaskan lakon Babad Alas Wonomarto itu.
“IPM adalah pengukuran perbandingan dari harapan hidup, melek huruf, pendidikan, dan standar hidup masyarakat. Kita tahu dan melihat, di beberapa tempat dilakukan pembangunan dan perbaikan. Taman diperbanyak, kesehatan diprioritaskan, pendidikan diperhatikan. Ini bukti pemimpin Kota Semarang sangat serius memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat harus mensyukuri,” tutur Camat Didik.
Ikut hadir dalam pergelaran wayang tersebut para lurah, tokoh masyarakat, unsur LPMK dan TP PKK kecamatan. Hadir pula sejumlah anggota DPRD Kota Semarang, yakni Ketua Komisi A Meidiana Koswara, Nunung Sriyanto, dan Rr Maria Pangesti

33

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan