TPS Harus Ramah Difabel

SEMARANG (asatu.id) – Ketua KPU Jawa Tengah, Joko Purnomo mengimbau kepada tiap kelurahan maupun kecamatan agar membuat TPS yang dapat dijangkau para difabel.
Hal tersebut, menurutnya, para difabel memiliki hak yang sama dalam memberikan hak suaranya dalam memilih calon gubernur, walikota maupun bupati.
“Saat ini pun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng telah menyiapkan 63.974 tempat pemungutan suara yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang bagi para difabel,” ujarnya, Rabu (11/4).
Joko menambahkan, untuk penyandang tuna netra, dalam memberikan hak suaranya tidak lagi menggunakan huruf braile. Melainkan, mereka akan diberi template khusus untuk mencoblos.
“Menggunakan templete adalah yang paling mudah. Teknisnya, nanti surat suara dimasukan di dalamnya, mereka tinggal menentukan pilihannya dengan bantuan template itu,” imbuhnya.
Selain itu, joko melanjutkan, Menurutnya alat coblosan nantinya akan disiapkan khusus bagi tuna daksa yang menggunakan tangan maupun kaki.
Dirnya mengaku sudah menyebar template di semua TPS. Ia beralasan pengadaan fasilitas itu untuk mengantisipasi jika ada difabel yang nantinya memilih pindah TPS.
“Keberadaan TPS harus dipastikan ramah difabel. Bentuk TPS nantinya dibuat lebih pendek supaya para difabel yang menggunakan kursi roda tidak kesulitan saat masuk,” tulasnya.
13

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan