Isu Politik Uang dan SARA Wajib Diwaspadai

SEMARANG (asatu.id) – pengamat politik dari Universitas Diponegoro Yuwanto PhD mengatakan isu politik uang dan politik identitas berbasis SARA wajib menjadi pwrhatian dan perlu diwaspadai selama masa kampanye hingga penyelenggaran pilkada berakhir.
“Di beberapa daerah, politik uang masih saja terjadi. Hal tersebut biasanya dilekatkan dengan asumsi masih banyak masyarakat miskin, sehingga mereka mudah tergiur politik uang,” ujarnya, Rabu (11/4).
Selain politik uang, politik identitas berbaais SARA harus menjadi perhatian serius. Hal tersebut dikarenakan isu SARA bisa mengancam keutuhan bangsa Ini. Menurutnya, daya rusak isu SARA sangat masif dan terbilang lama. Kerusakan yang ditimbulkan seperti perpecahan bisa merusak sendi-sendi masyarakat dalam jangka lama.
“Masyarakat Jateng harus mampu menjadi pemilih cerdas. Tidak masuk dalam isu politik uang dan SARA. Kami berharap maayarakat menjadi pemilih yang menggunakan hak suaranya berdasarkan visi, misi, dan program paslon,” imbuhnya.
Pihaknya juga berharap, masyarakat ikut andil dalam mengawasi pemilu 2018 ini. Perlu bagi kita mengawal Pemilu ini. Karena ini menunjukkan bahwa rakyat sebagai pemilih eksis dalam pesta demokrasi,” tukasnya.
14

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan