Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang Ajak Ibu PKK Berniaga

SEMARANG (Asatu.id) – Dalam rangka meningkatkan jumlah konsumsi ikan di Semarang, Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang menggandeng ibu-ibu PKK untuk berjualan ikan. Hal tersebut dirasa cukup evektif karena mempercepat dan mempermudah jalur distribusi terutama untuk daerah-daerah yang jauh dari laut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang, I Gusti Made Agung kepada Asatu.id mengatakan, dengan mengajak ibu PKK berjualan ikan dan menjadi supplier ikan memangkas jalur distribusi, Rabu (11/4). “Jika Wali Kota dan Dinas Kelautan dan Perikanan ada program peningkatan konsumsi ikan, itu kan tak hanya memikirkan jumlah stok barang saja tapi harus memikirkan jalur distribusinya,” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan menggandeng ibu PKK akan saling menguntungkan berbagai pihak dan bisa meningkatkan ekonomi ibu-ibu PKK.

“Keuntungan penjual ikan dari nelayan melalui beberapa tangan kan sebeneranya cukup besar, jika kami bisa melibatkan ibu-ibu PKK akan dapat menjadi tambahan pemasukan juga,” tambahnya.

Di sisi lain, lanjutnya, dengan program tersebut juga dirasa akan dapat mengurangi kerugian pedagang ikan karena ikan merupakan komuditas yang cepat membusuk.

“Ikan itu kan komuditas yang cepat membusuk, harus segera dijual setelah ditangkap. Jadi, melalui cara seperti ini akan mengurangi resiko kerugian pedagang ikan,” tandasnya.

15

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan