Pemkot Semarang Kembangkan Hutan Wisata Tinjomoyo dan Taman Lele

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi tanda tangani MoU dengan PT.Indocitra Interwisata dalam pengelolaan dua destinasi wisata yakni Hutan Wisata Tinjomoyo dan Taman Lele di runag VIP Balai Kota Semarang, Jumat (6/4).

“Hal ini dilakukan agar pengembangan kedua tempat tersebut lebih maksimal. Kalau pengembangannya bagus, maka jumlah pengunjung juga akan meningkat. Sehingga akan menambah pendapatan daerah,” katanya.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi mengatakan kedua tempat wisata itu nantinya diharapkan menjadi destinasi andalan Kota Semarang. Pasalnya, kondisi keduanya sejauh ini kurang baik dan terkesan mangkrak, khususnya tempat wisata Taman Lele yang terletak di Tugu.

“Setelah penandatnganan MoU ini akan dilakukan pembangunan selama satu tahun ini. Sehingga pada 2019 diharapkan wajah tempat wisata Tinjomoyo dan Taman Lele sudah berubah dan dapat dinikmati masyarakat,” ujarnya.

Hendi mengungkapkan, Hutan Wisata Tinjomoyo ternyata lahannya merupakan lahan patahan. Untuk itu perlu adanya pengkajian sebelum dilakukan pengerjaan proyek pembangunan di lahan yang mempunyai luas 150 hektar.

“Sehingga, nantinya konsep perbaikan dan pengadaan fasilitas-fasilitas di obyek wisata Hutan Wisata Tinjomoyo dilakukan sesuai karakter lahan,”tukasnya.

Beberapa fasilitas itu diantaranya wisata air dan outbond, fasilitas bermain flying fox, rumah pohon berstandart scandanafian menyatu dengan hutan, caravan di sekitar Hutan Tinjomoyo, jalur jogging track dan menara pandang.

“Yang paling utama di Hutan Wisata Tinjomoyo juga akan dibangun tempat konservasi untuk tanaman-tanaman langka,”pungkasnya.

 

44

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan