Hari Ini Giliran Bangunan PKL Sambirejo dan Rejosari Dibongkar

SEMARANG, (Asatu.id) – Sabtu (7/4) pagi ini Dinas Perdagangan Kota Semarang melanjutkan pembongkaran bangunan lapak pedagang kaki lima ((PKL) di beberapa lokasi, terutama yang berada di atas bantaran sungai Banjir Kanal Timur (BKT).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto menjelaskan, agenda dinas yang dipimpinnya Sabtu ini akan membongkar lapak milik PKL Sambirejo dan PKL Rejosari, khususnya di blok 7.

“April ini kita kebut, akhir bulan sudah tidak ada bangunan PKL maupun hunian liar di atas bantaran sungai Banjir Kanal Timur. Sebab proses normalisasi sungai terus berjalan,” katanya.

Sebelumnya, Kamis (4/4) lalu, Dinas Perdagangan juga membongkar puluhan bangunan milik PKL Mpu Tantular di kawasan Jembatan Mberok. Sedang Jumat (6/4) lapak PKL yang berada di dalam Pasar Wonodri juga dibongkar karena dimulainya pembangunan Pasar Wonodri Baru.

Fajar mengungkapkan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terus melanjutkan proyek normalisasi Banjir Kanal Timur, sehingga pihaknya juga mengimbangi dengan secepatnya membongkar bangunan lapak dan hunian liar yang berdiri di atas bantaran sungai.

“Kami sering memberi toleransi kepada PKL yang ingin membongkar sendiri lapaknya. Bagi kami tidak masalah, yang penting target kami bulan April ini bantaran sungai BKT bersih dari bangunan liar PKL, sehingga proyek normalisasi bisa berjalan lancar,” kata Fajar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *