Kemenprin Fokus Kembangkan Industri Logam Jateng

SEMARANG (Asatu.id) – Kementerian Perindustrian (Kemenprin) akan fokus mengembangkan industri logam di Jateng, lantaran wilayah ini memiliki banyak potensi industri logam.

Hal tersebut disampaikan Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah (IKM) Kemenperin Gati Wibawaningsih saat di Semarang, Jumat (6/4).

Gati menerangkan sebanyak 390 kawasan industri pengolahan logam di seluruh Indonesia, sejumlah 20 industri berada di Jateng.

“Di Jateng sendiri banyak perajin logam seperti dibeberapa kota besar seperti Semarang, Pati, Tegal dan Kudus. Pemerintah mendukung penuh tumbuhnya industri pengolahan logam di Jawa Tengah,” ujarnya.

Gati mengatakan, industri logam merupakan salah satu komponen penting penopang industri otomotif yang merupakan penyumbang devisa terbesar.

“Kami setiap kali mengadakan pameran IKM bahan dari logam selalu menjadi primadona penjualan. Kemarin saja saat mengadakan pameran dari transaksi yang berjumlah Rp 300 juta sekitar 75% berasal dari penjualan logam,” imbuhnya.

Barang hasil industri pengolahan logam Indonesia tidak kalah dengan barang dari luar negeri, seperti kanvas rem hasil karya anak bangsa bisa bersaing dengan produk impor. Untuk itu, sosialisasi mengenai industri logam akan terus dilakukan untuk memajukan perekonomian daerah.

“Kami optimis industri logam akan tumbuh tahun ini, sebab ada 13.000 perajin logam di seluruh Indonesia. Sehingga industri logam akan terus terus dikembangkan untuk semakin bersaing dengan produk logam buatan luar negeri,” tukasnya. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *