Hendi Optimis Jalan Tol Semarang Demak Dongkrak Ekonomi Daerah

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimistis pembangunan jalan tol Semarang-Demak akan mendorong dan mendongkrak perekonomian daerah karena akan banyak investor yang tertarik berinvestasi.

“Pemerintah pusat selalu melakukan orientasi pembangunan yang mempunyai dampak manfaat secara masif. Banjirnya hilang, potensi wisata berkembang, nelayan ekonominya tumbuh, dan seterusnya,” pungkasnya.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi mengatakan terkait proses pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol Semarang-Demak sepenuhnya dilakukan dan ditanggung oleh pemerintah pusat.

“Pembebasan lahan, semuanya dari pusat. Memang agak lumayan karena biayanya besar, tetapi semuanya di-‘handle’ pusat meskipun rencananya kerja sama juga dengan investor,”ujarnya usai pertemuan dengan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR di Balai Kota Semarang, Jumat (6/4).

Hendi mengungkapkan pembangunan rencananya dilakukan dalam waktu dekat dan tahun ini diadakan lelang.

“Nilainya tadi disampaikan untuk pembebasan sekitar Rp6,5 triliun, sementara nilai fisiknya Rp11,5 triliun. Kebutuhannya, sekitar Rp17-18 triliun untuk jalur tol Semarang-Demak,” katanya.

Pemerintah Kota Semarang, lanjut dia, diminta menyiapkan regulasi penyesuaian tata ruang, kemudian melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pembebasan lahan tersebut.

“Yang namanya pembangunan, pasti ada pahlawan-pahlawan yang harus berkorban meninggalkan kebiasaannya tinggal di situ. Namun, pasti ada yang namanya ganti untung,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *