Undip Berhentikan Sementara Mahasiswa Pengguna Narkoba

SEMARANG (Asatu.id) Universitas Diponegoro (Undip) akan memberikan sanksi akademik secara tegas kepada mahasiswa berinisial CPI yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah karena terlibat kasus narkoba.

“Sesuai pasal 36 ayat 3 huruf f Peraturan Rektor No 15 Tahun 2017 tentang Peraturan Bidang Akademik Bidang Pendidikan Program Sarjana Undip, mahasiswa yang terkena kasus dengan ancaman di atas 1 tahun penjara, masuk pelanggaran akademik berat. Sanksinya pemberhentian sementara dan pemberhentian permanen,” ujar Kepala UPT Humas dan Media, Nuswantoro Dwiwarno, di Kampus Undip, Tembalang, Semarang, Kamis (5/4).

Sanksi pemberhentian permanen akan dijatuhkan setelah ada keputusan hukum tetap dari pengadilan. Untuk saat ini, proses penjatuhan sanksi pemberhentian sementara tengah disiapkan pihak fakultas.

“Sedang disiapkan tim fakultas. Jadi ini akan disidang di fakultas, hasilnya direkomendasikan ke universitas untuk diputuskan sanksi,” beber dia didampingi Direktur Kemahasiswaan Undip, Handoyo.

Nuswantoro menjelaskan setelah dilakukan pengecekan dan penelusuran database kemahasiswaan, CPI benar tercatat sebagai mahasiswa aktif Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan. “Dia mahasiswa semeter 8 dan saat ini tengah menempuh proses skripsi,” ujarnya.

Pihak Undip menyatakan keterlibatan yang bersangkutan di penyalahgunaan narkoba merupakan perbuatan pribadi, tidak terkait dengan kampusnya. Karena itu perbuatan CPI menjadi tanggung jawab hukum secara pribadi, bukan dalam kapasitas sebagai mahasiswa Undip.

“Karena ulah oknum maka tidak ada pendampingan hukum kepadanya serta tidak akan mencampuri proses hukum yang berjalan,” tegas Nuswantoro.

Ditambahkan, apa yang dilakukan CPI juga kontraduktif dan mencederai upaya Undip yang selama ini berusaha keras membantu aparat untuk memberantas narkotika di masyarakat maupun lingkungan kampus. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *