Jumat Besok Pasar Wonodri Dibongkar, Pedagang Pindah ke Lapak Sementara

SEMARANG (Asatu.id) – Para pedagang Pasar Wonodri harus pindah ke lapak sementara di Jalan Wonodri Baru, karena Jumat (6/4) Pasar Wonodri akan dibongkar lantaran akan dibangun pasar 3 lantai oleh Pemerintah Kota Semarang.

Kepala Pasar Wonodri Ahmad Munif  mengatakan pembangunan pasar ditujukan untuk menampung pedagang yang selama ini ada di bahu jalan. Dengan pembangunan ini, jalanan diharapkan bisa bersih, sehingga dapat berfungsi normal.

“Ini sudah pada bongkar-bongkar. Jumat sudah harus bersih menurut himbauan dari Dinas Perdagangan Kota Semarang,” jelasnya.

Munif menjelaskan, terdapat sekitar 400 pedagang yang harus keluar menempati pasar penampungan. Rata-rata adalah pedagang daging, ikan laut dan ayam. Sementara beberapa lainnya adalah pedagang sembako, dan jasa konveksi.

“Di luar disediakan penampungan sejumlah 6 bangunan sementara. Ini untuk menampung sekitar 970 pedagang,” ungkapnya.

Munif meminta para pedagang bisa memahami kondisi ini dengan berbagi tempat kepada sesama pedagang lainnya.

“Soalnya ini penampungan. Jadi luasannya ya nggak seperti yang ada di dalam. Ini memang butuh prihatin, tapi tidak lama karena setelah pasar jadi nanti juga kembali ke dalam,” tukasnya

Seorang pedagang daging, Rini (35), mengaku sudah siap untuk menempati pasar relokasi. Ia sudah membersihkan lapak yang lama untuk berpindah ke lapak sementara.

“Ini sementara kami membuat meja dari kayu. Mau tidak mau ya harus pindah,” jelasnya.

Para pedagang, lanjut dia, juga membangun sendiri lantai lapak sementara. “Pemerintah hanya membuatkan iyup-iyupan. Ini lantainya melur (menyemen) sendiri,” pungkasnya

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan, Fajar Purwoto menjelaskan, detail enginering design (DED) pembangunan Pasar Wonodri telah selesai dan April ini sudah harus dilakukan pembangunan.

“Kami anggarkan Rp 24 miliar untuk pembangunan Pasar Wonodri. Nantinya akan terdiri tiga lantai. Untuk lantai 1 dan 2 untuk menampung pedagang Wonodri dan pancakan, lantai 3 untuk kantor,” jelasnya.

Perlu diketahui, Pasar Wonodri nanti dibangun di atas lahan seluas 2.000 meter persegi. Terdapat sekitar 450 pedagang baik di dalam pasar maupun di tepi jalan Wonodri.

Dengan adanya pembangunan Pasar Wonodri, nantinya semua pedagang mau tidak mau harus masuk ke dalam pasar. Kemudian, Jalan Wonodri yang selama ini ditempati pedagang pancakan, akan dibersihkan dan dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU). (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *