PSIS Bidik Stadion Sultan Agung Bantul

SEMARANG (Asatu.id) – PSIS Semarang membidik Stadion Sultan Agung di Bantul, Yogyakarta sebagai kandang alternatif, karena kapasitas Stadion dr H Moch Soebroto di Magelang yang selama ini menjadi stadion utama PSIS diprediksi tidak akan mampu menampung penonton di atas 16.000 orang.

Alternatif itu dilakukan karena PSIS juga akan menjadi tuan rumah saat bertanding melawan tim yang punya pendukung besar, seperti Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Persib Bandung, yang dikenal punya suporter fanatik yang siap mendukung kesebelasan kebanggaan mereka, meski bertanding di luar kota.

CEO PSIS Semarang, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya, mengatakan, jika PSIS tetap menggunakan Stadion dr H Moch Soebroto Magelang dipastikan tidak akan mampu menampung jumlah penonton. Apalagi jika bertanding melawan tim yang punya penonton fanatik.

”Kami mengusulkan stadion di Bantul tersebut sebagai alternatif karena punya kapasitas penonton yang lebih besar. Yakni mampu menampung 35.000 orang atau dua kali lipat dari stadion utama kami musim ini di Kota Magelang,” kata Yoyok Sukawi, panggilan akrabnya.

Seperti diketahui, kapasitas Stadion dr H Moch Soebroto yang menjadi stadion utama PSIS maksimal 16.000 penonton. Ketika mewalan Bali United pekan lalu, stadion itu hampir dipenuhi sekitar 15.000 penonton yang sebagian besar adalah pendukung tuan rumah.

“Dibanding Stadion dr H Moch Soebroto, Stadion di Bantul punya kapasitas penonton yang lebih besar. Yakni mampu menampung 35.000 orang atau dua kali lipat dari stadion utama kami musim ini di Kota Magelang,” kata Yoyok Sukawi.

PSIS musim ini akan memainkan 17 laga kandang dari 34 pertandingan yang harus dijalani. Rencanannya penggunaan stadion alternatif kali pertama akan dilakukan di pekan ke-5 Liga 1 melawan Persija Jakarta pada 20 April mendatang. Lalu berlanjut di pekan ke-17 saat menjamu Persebaya Surabaya (22/7), pekan ke-29 melawan Arema FC (4/11), dan pekan ke-31 melawan Persib Bandung (18/11).

Musim Liga 1 kali ini PSIS harus menjadi tuan rumah di luar kota karena Stadion Jatidiri sedang direnovasi sampai tahun 2019.  (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *