Indikator SDGs Diharapkan Selaras dengan RPJMD

SEMARANG (Asatu.id) – Indikator dalam Sustainable Development Goals (SDGs) nasional yang jumlahnya sekitar 319 indikator akan diimplementaskan ke dalam RPJMD sebagai indikator SDGs Jateng.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono mengatakan penyusunan RAD TPB/ SDGs harus dibuat secermat mungkin dan sesuai dengan pedoman serta petunjuk yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat. Sehingga target dan indikator SDGs dapat diimplementasikan guna mendapatkan capaian pembangunan daerah yang optimal.

“Kebetulan RAD kita untuk TPB/SDGs di Jawa Tengah pada 2018-2023. Kita diuntungkan karena SDGs dulu baru RPJMD, sehingga ini nanti ada inline, ada benang merahnya,” ujarnya, Rabu (4/4).

Menurut Sekda, untuk mendukung tercapainya SDGs, kabupaten/ kota harus bisa sama persepsi pengelolaan pembangunan dengan pengelolaan SDGs. Dengan tujuan penyusunan RPJMD di masing-masing daerah akan memrioritaskan indikator SDGs dalam RPJMD yang akan datang.

“Teman-teman dari Bappeda sebagai tim penyusun RPJMD tolong ingat-ingat betul. Jangan sampai nanti menyimpang ataupun kelewatan. Itu semua harus ditindaklanjuti dalam penyusunan program dan kegiatan yang relevan dan mempunyai daya ungkit yang tinggi terhadap pencapaian SDGs di Provinsi Jateng,” imbuhnya.

Dalam mengimplementasikan indikator, pemerintah daerah juga dipersilakan mengembangkan indikator yang khas di daerahnya masing-masing. Dengan catatan ada kejelasan indikator, penjelasan definisi konsep dan cara menghitung indikator serta kejelasan sumber data maupun kontinuitas data harus terjamin.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *