10 April Ahli Sejarah Belanda Datang Ke Semarang Bahas Peta Kota Lama

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimis pengerjaan proyek revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang dapat selesai di tahun 2018 ini. Proyek ini telah dikerjakan dua tahun anggaran senilai Rp 156 miliar.

“Tahun anggaran yang pertama, sudah dimulai pada bulan November tahun lalu. Target penyelesaiannya pada Desember 2018 diharapkan dapat tercapai tepat waktu,” katanya.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini mengaku sudah melakukan pengawasan langsung mulai dari rencana drainase yang akan menggunakan U-ditch, kemudian juga terkait ducting untuk membebaskan Kota Lama dari kabel-kabel di atas karena akan ditanam di bawah.

“Berkaca dari dicoretnya Kota Tua Sawahlunto dan Kota Tua Jakarta karena tidak mampu melengkapi data historis, kami terus berusaha untuk mendapatkan peta asli Kawasan Kota Lama Semarang yang masih tersimpan di Belanda,” tegasnya.

Saat ini dalam proses penyerahan, lanjut dia, dan sedang menyiapkan tempat khusus yang steril untuk menyimpan peta tersebut agar kemudian tidak rusak setelah diserahkan.

“Nanti tanggal 10 April akan ada tenaga ahli dari Belanda yang akan datang ke Semarang untuk membahas terkait peta tersebut,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *