Siang Ini Korban PHK Sri Ratu Wadul Dewan

Puluhan mantan karyawan Sri Ratu long march menuju gedung DPRD Kota Semarang (Asatu.id/Udin Saeroji)

SEMARANG (Asatu.id) – Puluhan mantan karyawan Pasaraya Sri Ratu Jalan Pemuda Semarang, Selasa (3/4) siang ini akan melanjutkan demo dengan long march ke gedung DPRD Kota Semarang. Mereka akan menemui anggota dewan dan melaporkan nasibnya yang terkatung-katung setelah di-PHK sepihak oleh pihak perusahaan sejak Desember tahun lalu.

Aksi demo itu sendiri sudah dilakukan setiap hari sejak tanggal 26 Maret lalu di depan swalayan bekas tempat kerjanya. Namun sejauh ini belum ada tanggapan positif dari pihak perusahaan. Mereka bertekad terus melakukan aksi sampai tuntutannya dipenuhi. Dan hari ini mereka akan ‘wadul’ wakil rakyat.

Aksi yang sebagian besar dilakukan oleh mantan karyawan perempuan itu dilakukan dengan cara berorasi dan membentangkan beberapa spanduk bertuliskan tuntutan. Beberapa petugas satuan pengamanan (Satpam) Sri Ratu dan aparat kepolisian tampak ikut mengawal.

Dalam orasinya, disebutkan perusahaan telah melakukan PHK sepihak terhadap 76 pekerja. Hampir semuanya adalah perempuan yang membantu perekonomian keluarga.

Ketua DPD KSPN Kota Semarang, Heru Budi Utoyo mengatakan, pihaknya melakukan pendampingan terhadap para pekerja Sri Ratu. Pihaknya berharap PT. Sri Ratu Semarang memberikan hak-hak pekerja yang telah di PHK sesuai aturan.

‘’Berikan pesangon bagi pekerja yang ter-PHK sesuai ketentuan Undang-Undang 13/2003, tanpa diangsur atau dicicil. Dan berikan upah selama proses menunggu sebagaimana anjuran mediator Disnaker Kota Semarang,’’ kata Heru Budi.

Para pekerja Sri Ratu telah di-PHK sepihak perusahaan sejak Desember 2017. Mereka telah bekerja di perusahaan selama puluhan tahun. Namun hanya akan diberi pesangon yang tidak sesuai peraturan dan pembayarannya akan dicicil 6 kali.

Dengan menghadap anggota dewan, mereka berharap segera ada solusi, dan pihak perusahaan segera membayar kewajibannya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *