Mahasiswi UPGRIS Sabet Medali Emas Kejuaraan Internasional Pencak Silat

SEMARANG (Asatu.id) Mahasiswi UPGRIS Vera Wahyu Wulandari sabet medali emas kompetisi pencak silat ”The 4th International Pencak Silat PSHT Championship 2018” yang digelar di Universitas Sebelas Maret (UNS).

Vera merupakan atlet silat yang tergabung di UKM PSHT. Dalam kompetisi itu Vera menjadi yang terbaik di kelas D, 60-65 kg. Kompetisi ini diikuti mahasiswa universitas negeri dan swasta se-Indonesia, serta beberapa mahasiswa negara asing, seperti Belgia, Polandia, Taiwan.

“Ini adalah kejuaraan yang sudah saya persiapkan jauh-jauh hari. Selama satu bulan terakhir, saya terus melatih dan menjaga stamina tubuh agar saat bertanding bisa terjaga stamina saya,” ungkap Vera, Selasa (3/4).

Kerja kerasnya dengan berlatih secara disiplin akhirnya memberi hasil. Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) semester 2 ini bisa menggapai mimpinya dengan meraih medali emas.

“Selama satu bulan lamanya, saya latihan tiga kali sehari, baik itu sekadar joging, saat di rumah maupun di kampus,” aku Vera bangga.

“Prestasi ini juga berkat dukungan orangtua dan teman-temannya di UKM PSH,T” imbunya.

Sementara itu, kemenangan Vera juga turut dibantu oleh peran Doni Ary Wibowo, mahasiswa Teknik Sipil (6) ketua UKM PSHT. Program latihan rutin dan kedisiplinan yang terapkan di unit kegiatan yang ia pimpin membuat setiap anggota terbiasa dengan latihan keras.

“Selain latihan keras, saya juga memberi saran dan motivasi kepada anggota. Selain itu, kami juga sering datang ke senior untuk minta bimbingan dan arahan,” ungkap Doni.

Target selanjutnya yang ingin Vera bersama UKM PSHT adalah Kejurprov Jateng 2018 Porsenasma PGRI. (is)

 

 

 

19

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan