Panen Raya Jadi Salah Satu Faktor Deflasi Jateng

SEMARANG (asatu.id) – Beberapa daerah di Jawa Tengah yang mengalami panen raya berdampak pada deflasi Jateng. Di bulan Maret 2018, deflasi Jateng mencapai 0,004%.
Pengamat Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang FX Sugiyanto mengatakan, deflasi yang terjadi di Jateng di awal tahun merupakan hal yang biasa terjadi. Menurutnya, penyebab deflasi adalah turunnya harga bahan pokok khususnya beras.
“Deflasi diperkirakan akan terus berlangsung sampai Mei nanti. Sebab harga bahan pokok yang cenderung stabil sehingga inflasi di Jateng akan terus ditekan,” ujarnya, Senin (2/4).
Terkait inflasi yang masih terjadi di beberapa kota seperti Semarang, Surakarta dan Tegal, dirinya menjelaskan bahwa ketiga daerah tersebut merupakan kota besar sehingga inflasi sulit untuk ditekan.
Diketahui dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jateng Deflasi tertinggi terjadi di Kota Purwokerto sebesar 0,44% dengan IHK sebesar 129,19 diikuti Tegal (0,27%) dengan IHK sebesar 128,62 dan Cilacap ( 0,11%) dengan IHK sebesar 135,58.
Deflasi yang terjadi di Kota Purwokerto disebabkan penurunan harga beras, kangkung, daging ayam ras, cumi-cumi dan buncis. Sementara penyebab deflasi di Kota Tegal adalah turunnya harga beras, telur ayam ras, melon, kemiri dan cabai rawit. Deflasi di Kota Cilacap disebabkan penurunan harga beras, jeruk, kacang panjang, daging ayam ras, sabun dan detergen bubuk.
Sedangkan enam kelompok pengeluaran yang Iain mengalami kenaikan indeks yaitu kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan besar 0,37% diikuti kelompok sandang dan kelompok kesehatan masing-masing sebesar 0,14%.
Lalu iikuti kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,13% kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,11% dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,05%.
Sementara inflasi tertinggi terjadi Kota Surakarta sebesar 0,18% dengan IHK sebesar 127,76 diikuti Kota Kudus sebesar 0,06% dengan IHK sebesar 138,90 dan Kota Semarang sebesar 0,05% dengan IHK sebesar 130,71.

34

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *