Gatot Tegaskan Sekolah Sudah Antisipasi Listrik Padam saat UNBK

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo menegaskan, kelistrikan tidak menjadi masalah dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 ini.

Menurutnya, sejumlah kesiapan telah dilakukan sekolah sekolah yang menerapkan UNBK tersebut.

“Pihak kami sudah mengirim surat kepada PLN supaya tidak ada off atau problem lain. Seandainya ada gangguan, kami sudah menyediaan genset, semua sekolah sudah siapkan mesin genset,” ujarnya, Senin (2/4).

Gatot menerangkan, peserta UNBK 2018 tingkat SMK di Jawa Tengah sebanyak 246. 267 siswa yang tersebar di 1.527 SMK negeri dan swasta.

“Sementara UNBK tingkat SMA yang akan dilaksanakan ada 9-12 April 2018 diikuti 184.737 siswa di 1.480 sekolah,” ucapnya.

UNBK jenjang SMK dilaksanakan empat hari, Senin -Kamis pada tanggal 2-5 April, kemudian SMA pada kemudian 9-12 April untuk jenjang SMA dan madrasah aliyah (MA). Ujian susulan untuk SMA/SMK dan MA akan dilaksanakan pada 17-18 April 2018. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *