Amankan Pilkada 2018, TNI-Polri Kerahkan 2500 Personel

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian

SEMARANG (asatu.id) – Untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) yang akan terselenggara Juni 2018 nanti, TNI dan Polri turunkan 2.500 personel gabungan untuk mengamankan gelaran pesta demokrasi tersebut.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian hadir langsung memberikan arahan kepada 2.500 prajurit di Gedung Catur Prasetya Akademi Kepolisian (Akpol).
Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan kunci stabilitas keamanan politik ada pada soliditas anggota TNI, Polri, dan Masyarakat. Pihaknya mengaku saat ini terus melakukan sosialisasi soliditas TNI dan Polri.
“Kami sudah datang ke Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Papua, dan daerah-daerah lain yang akan melaksanakan Pilkada. Sekarang ke Jawa Tengah, tujuannya adalah untuk mensosialisasi soliditas TNI dan Polri,” ujarnya, Senin (2/4).
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk ikut andil mengamankan Pilkada. Hal ini perlu dilakukan agar 171 daerah di Indonesia bisa tercipta sinergitas antara aparat penegak hukum dan warga dalam menjaga kamtibmas dalam gelaran Pilkada kali ini.
Sementara itu, Marsekal Hadi Tjahjanto menambahkan, sejauh ini konstelasi Pilkada hingga ke tingkat-tingkat akar masih aman dan akan dijamin kondusif oleh sinergitas TNI dan Polri.
“Jadi masyarakat dan pelaku usaha tidak perlu khawatir selama pesta demokrasi berlangsung. Karena seluruh jajaran dari tingkat TNI dan Polri satu komando dari Kapolri dan Panglima, sukseskan pesta demokrasi,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *