SMPN 45 Diperlukan untuk Kurangi Angka Putus Sekolah

Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Laser Narindro

SEMARANG (Asatu.id) – Komisi D DPRD Kota Semarang mendukung rencana pemkot mendirikan SMPN 45 di Kelurahan Banjardowo, Kecamatan Genuk, jika tujuannya untuk menekan angka putus sekolah yang masih tinggi.

“Memang Dinas Pendidikan belum sempat menyampaikan hal ini ke Komisi D, cuma kami Insya Allah mendukung upaya itu jika salah satu tujuannya untuk menekan angka putus sekolah. Ya mungkin salah satunya membangun SMP 45 di Kecamatan Genuk,” kata Ketua Komisi D, Laser Narindro, Minggu (1/4).

Terkait pendirian sekolah negeri, lanjut Laser, memang diperlukan mengingat untuk rasio jumlah penerimaan murid SD negeri di Kota Semarang sudah 80 persen dari jumlah peserta didik yang ada, lalu rasio unthk SMP negeri 70 persen dan untuk SMA/SMK negeri sebesar 50 persen, sehingga memang salah satu cara untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Kota Semarang adalah menekan angka putus sekolah.

“Nah untuk menekan angka putus sekolah di kalangan warga yang kurang mampu adalah membangun sekolah atau ruang kelas baru, agar dapat menampung lebih banyak warga yang kurang mampu dengan indeks prestasi yang minimal,” jelas Laser.

Politisi Partai Demokrat itu juga tidak menampik bahwa ketersediaan sekolah swasta adalah membantu pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Tetapi pada realitanya masih ada sekolah yang bergantung pada bantuan dari pemda dan pada akhirnya membebani kami. Kalau sama-sama keluar dari APBD kenapa tidak sekalian buka sekolah negeri saja? Kan sekalian bisa menyerap guru dan tenaga pendidikan,” tuturnya.

23

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan