Hari Ini, 73 TKI Jateng yang Tertahan di Malaysia Pulang ke Rumah

SEMARANG (Asatu.id) – Kloter pertama yang membawa sembilan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Tengah yang sempat berbulan-bulan tertahan di Kantor Imigrasi Malaka akhirnya tiba di Tanah Air, mendarat di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Sabtu (31/3).

Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Jawa Tengah Rodli mengatakan, rombongan pertama dari total tiga rombongan itu selanjutnya akan dibawa ke kantornya di Pudak Payung, Kota Semarang, untuk mempertemukan para TKI dengan PJTKI.

“Akan ke kantor dulu untuk menyelesaikan pembayaran gaji selama dua bulan. Mereka waktu di sana memang jadinya tidak bisa bekerja, tapi gaji mereka tetap dibayarkan,” ujarnya.

Rodli menerangkan pemulangan para TKI bukan karena alotnya negosiasi dengan pemerintah Malaysia, namun mereka, para TKI masih dibutuhkan untuk menjadi saksi dalam persidangan.

“Sebagai saksi atas kasus penyalahgunaan izin kerja di kantor Imigrasi Malaysia. Jadinya nunggu selesai dulu,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dalam persoalan tersebut pengadilan Imigrasi Malaka menyatakan atau memutus ke-73 TKI itu tak bersalah. Kesalahan murni terletak pada pihak PJTKI yang tidak menyadari adanya aturan baru di Malaysia.

“Sebetulnya ada kebijakan baru disana. Kalau mereka (TKI) ditaruh di agensi Malaka, ya kerjanya di Malaka. Nah, mereka ini seharusnya di Selangor, malah ditaruh di Malaka,” ucapnya.

Ditanya untuk kloter selanjutnya, Rombongan berikutnya akan tiba di Bandara Ahmad Yani dengan dua penerbangan berbeda, yakni pada pukul 15.50 WIB dan 16.30 WIB.

Seperti diketahui, pada Januari lalu sebanyak 73 TKI asal Jateng tertahan di Malaysia akibat adanya kesalahan pada penempatan lokasi kerja. Mereka berasal dari Purworejo, Klaten dan Kebumen. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *