Guru Agama Islam Belajar Keberagaman Umat Beragama

SEMARANG (Asatu.id) Keberagaman umat beragama menjadi fokus perhatian guru Agama Islam. Untuk belajar keberagaman ini, sepuluh guru Agama Islam SMK dan SMA eks Karesidenan berkunjung ke Gereja Katolik Santa Teresia Bongsari.

Khairul Anwar, peneliti eLSA (Lembaga Studi Lintas Agama) mengatakan, kegiatan ini dilakukan tidak hanya di gereja, tetapi ke rumah ibadah agama lain selain Islam, seperti di rumah ibadah Sapto Darmo dan Klenteng.

“Tujuannya sebenarnya output yang ingin dicapai bagaimana pemahaman keagamaan di institusi pendidikan umum seperti SMA/SMK yang mata pelajaran agamanya sangat terbatas itu kemudian bisa ada tambahan masukan materi terkait dengan faham keberagaman,” ujarnya, Sabtu (31/3).

Dalam kunjungan tersebut para guru agama Islam bertanya tentang seluk beluk Agama Katolik begitu juga sebaliknya. Mereka juga diajak keliling ke gereja untuk melihat kesiapan acara Minggu Paskah.

“Hal itu dikaitkan banyaknya siswa yang terindikasi faham fanatik yang memiliki faham yang menganggap orang-orang yang berbeda dengan dirinya sebagai musuh,” pungkas Khairul. (is)

 

 

32

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan