24 Terminal Tipe B Diharapkan Beri Kontribusi PAD

SEMARANG (Asatu.id) – Seiring waktu, pengelolaan terminal tipe B menjadi kewenangannya beralih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov). Di Jateng sendiri, sebanyak 24 terminal tipe B saat ini menjadi kewenangan Pemprov Jateng.

Kepala Dinas Perhubungan Jateng Satriyo Hidayat mengatakan, dengan jumlah terminal tipe B tersebut diharapkan potensi retribusi untuk pemprov bisa dimaksimalkan.

“Dishub Jateng sudah membentuk tim analisis yang akan menyusun Pergub mengenai alih wewenang tersebut yang merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan No 132/2015. Selain itu perlu ada Perda untuk retribusi terminal tipe, karena dengan adanya perda tersebut diharapkan bisa menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya, Kamis (29/3).

Sementara itu, Kepala Bidan Retribusi dan Pendapatan Lain-lain Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Eddy Sulistiyo Bramiyanto menerangkan, perlunya payung hukum agar kaitanya dengan retribusi bisa dilaksanakan. Seperti retribusi bus masuk ke terminal.

Pihaknya berharap, hal tersebut segera ditindaklanjuti, mengingat untuk penarikan retribusi harus memiliki badan hukum.

“Kami berharap untuk segera legalkan, karena kewajiban kami untuk menarik retribusi, dan ini juga harus ada payung hukum agar masuk ke KasDa. Target yang hilang untuk ke KasDa mencapai sekitar Rp 3 miliar, sehingga hal ini sangat-sangat meningkatkan PAD kita,” imbuhnya. (is)

 

15

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan