Wakil Ketua DPRD Janji Sampaikan Tuntutan KNCI

SEMARANG (Asatu.id) – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono berjanji akan menyampaikan tuntutan massa Kesatuan Niaga Celluler Indonesia (KNCI) Jawa Tengah perihal penolakan pembatasan regristrasi kartu prabayar 1 Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk tiga sim card.

Tuntutan itu disampaikan lewat demo di depan gedung DPRD Jateng, (Rabu (28/3). Ribuan massa dari KNCI sempat memacetkan sebagian ruas Jalan Pahlawan.

“Saya mendengar apa yang sudah disampaikan. Sebagai lembaga wakil rakyat, kami bertugas menampung dan nantinya menyampaikan kepada Kementerian Kominfo. Silakan sampaikan semua aspirasi, tapi kami minta demo ini menjaga ketertiban,” kata Ferry di depan para pendemo.

Sebelumnya, sejak pagi peserta demo sudah melakukan orasi secara bergantian. Bahkan lewat pengeras suara, perwakilan dari KNCI memanggil-manggil kalangan anggota dan pimpinan DPRD untuk menemui mereka. Akhirnya, Ferry Wawan Cahyono keluar dari gedung DPRD dan menemui peserta aksi. Ferry kemudian naik ke atas mobil bak terbuka dan memberikan orasi lewat pengeras suara.

“Kami juga akan membaca dan mengkaji peraturan dari Kominfo. Ini ada kaitannya dengan hajat hidup orang banyak. Apa yang rekan-rekan sampaikan akan kami jadikan bahan. Silakan rekan-rekan membuat tuntutan dan kami siap memfasilitasi, siap menyampaikan agar didapat hasil yang tidak saling merugikan,” lanjut Ferry yang didampingi Tubayanu dari Dishubkominfo Jateng.

Politikus Partai Golkar itu, usai menyampaikan orasinya di hadapan peserta aksi juga mengatakan, pihaknya bisa memahami apa yang dilakukan massa KNCI. Dia berharap permasalahan itu secepatnya direspon Kominfo dan mendapat solusi. Yang penting kepentingan masyarakat tidak dikesampingkan.

Usai Ferry memberikan pernyataan dari atas mobil bak terbuka, peserta aksi perlahan-lahan membubarkan diri. Mereka meminta Ferry sebagai salah satu pimpinan dewan bersikap serius dalam menanggapi tuntutan mereka dan menyampaikan pada pihak berwenang, dalam hal ini Kementerian Kominfo.

“Aja ngapusi ya pak. Aku percaya rika lho (jangan berbohong ya, pak. Aku percaya anda lho),” teriak salah satu peserta aksi yang mengaku dari Tegal. (is)

 

 

57

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan