Unissula Kirim 4 Dosen ke Rotterdam

SEMARANG (asatu.id) – Unissula kembali mengirimkan empat dosen untuk mengajar di Rotterdam University Applied Science (RUAS) Belanda. Keberangkatan dosen tersebut merupakan bagian dari program staff exchange yang dicanangkan oleh Unissula.

Keempat dosen yang berangkat ke Belanda yaitu Prof Dr Slamet Imam Wahyudi yang merupakan guru besar Fakultas Teknik (FT), dosen dari Fakultas Agama Islam (FAI) Muna Madrah, Fakultas Ekonomi (FE) Nur Hidayati, dan dosen FT Dr Henny Pratiwi Adi.

Persoalan banjir dan rob akan menjadi kajian utama dalam kunjungan tersebut yang dikaji lintas disiplin ilmu. Alasan ini juga yang membuat dosen dari berbagai fakultas diberikan kesempatan berada di Belanda menyampaikan pemikirannya.

“Terutama banjir dan rob di Kota Semarang. Kendati juga tak menutup kemungkinan diskusi akan bisa bersambung hingga ke persoalan serupa di Pekalongan, Demak, dan kawasan lain Pantura Jateng,” tutur Ketua Delegasi Unissula, Slamet Imam Wahyudi Rabu (28/3).

Namun tak cukup hanya para dosen dari Indonesia yang berangkat ke Belanda. Selebihnya juga para ilmuwan dari Negara Ratu Wilhelmina itu juga akan melawat ke Indonesia. Mereka juga akan berbagi pengalaman mengatasi persoalan air, yang selama ini juga dirasakan rakyat Belanda.

Muna Mudrah mengakui akan menyampaikan pandangan berkenaan sosial, budaya, dan kemasyarakatan untuk meninjau aspek kebencanaan yang sekian lama menerpa masyarakat di kawasan Pantura ini.

“Keinginannya ini bagian dari sumbang saran kami untuk ilmu dan pengetahuan. Selain itu juga saling berbagi informasi dalam pengelolaan banjir dan rob,” imbuhnya.

Prabowo memberikan apresiasi tinggi atas keberangkatan para dosen. Mereka sekaligus dianggap sebagai duta negara yang sedang berjuang untuk kepentingan masyarakat. Salah satunya bertukar  solusi dalam fenomena banjir dan rob.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *