Tahun Depan, Kota Semarang Punya Monorel

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah Kota Semarang telah menargetkan pembangunan monorel dimulai tahun 2019. Pembangunan ini menjadi penting guna mendukung arah kebijakan Semarang pada 2019, yaitu penguatan struktur ekonomi yang didukung oleh peningkatan sektor perdagangan dan jasa.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menuturkan pembangunan monorel dari Bandara Ahmad Yani yang baru ke Simpang Lima menjadi salah satu dari program dan arah kebijakan Semarang Hebat 2016-2021.

“Dalam program dan arah kebijakan Semarang Hebat itu, yang ingin dicapai dimulai dari persiapan infrastruktur untuk mendukung kota metropolitan yang sejahtera dan melayani pada tahun 2017,” katanya di sela acara Musrenbang di Balai Kota Semarang, baru-baru ini.

Kemudian arah kebijakan di tahun 2018, lanjut dia adalah mewujudkan pengembangan infrastruktur untuk memecahkan masalah besar perkotaan dan daya saing sumber daya manusia (SDM).

“Sementara di tahun 2019, kebijakan pembangunan diarahkan pada penguatan struktur ekonomi yang didukung oleh peningkatan sektor perdagangan dan jasa. Dan di tahun 2020 arah kebijakan Semarang Hebat adalah terwujudnya pemantapan Semarang sehat, cerdas, tangguh, melayani, dan berdaya saing,” terangnya.

Selain monorel, kata dia, pengembangan aksesbilitas di tahun 2019 juga dilakukan dengan pengadaan lahan Semarang Outer Ring Road, pembangunan perlintasan tidak sebidang di Jalan Madukoro dan Jalan Anjasmoro Raya, serta kajian pembangunan Jembatan Madusono (Madukoro-Kokrosono). (is)

 

 

63

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan