Gatot Pastikan Tidak Ada Kebocoran Soal UNBK

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo memastikan tidak akan ada kebocoran soal UNBK di tahun ini.

Selain itu, Gatot menambahkan, soal ujian UNBK dibuat model yang berbeda sesuai jumlah siswa peserta. Dengan model ini, para peserta  tidak memiliki kesempatan untuk mencontek.

“Kalau dalam ruangan ada 24 siswa peserta UNBK, model soalnya ya ada 24 macam. Lalu dalam setiap shift saja soalnya berbeda, satu ruangan nanti juga akan berbeda,” ujarnya, Rabu (28/3).

Terkait dengan kesiapan SMA dan SMK untuk mengikuti UNBK, Gatot menerangkan bahwa hampir seluruhnya sudah siap dalam menghadapi UNBK April 2018 ini.

“Untuk tingkat SMK, sudah 100 persen. Namun untuk tingkat SMA di Jawa Tengah, baru 98 persen yang sudah siap. Itu karena masih ada SMA yang menyatakan belum siap melaksanakan UNBK secara mandiri,” imbuhnya.

Terkait peemasalahan penyediaan komputer, Gatot menyatakan, tidak memberatkan sekolah dalam menyediakan komputer sesuai dengan jumlah peserta UNBK di sekolah tersebut.

“Pelaksanaan ujian secara mandiri bisa dibagi dalam tiga gelombang. Misalnya, kalau siswanya jumlahnya 150 dan komputernya 55 unit, sudah cukup. Jadi nanti bisa bergantian,” ucapnya.

Selain kesiapan sarana komputer, Gatot menyebutkan, persiapan lainnya sudah 100 persen. Meliputi data pokok pendidikan (dapodik) dan daftar nominasi tetap (DNT) peserta UNBK.

“Simulasi-simulasi pelaksanaan UNBK  sebagai persiapan juga sudah dilakukan beberapa kali oleh pihak sekolah,” tukasnya. (is)

 

 

27

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan