Tiga Sektor Prioritas Pembangunan Kota Semarang Akan dikebut

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Hendrar Prihadi menjelaskan setidaknya ada 11 program kerja yang menjadi prioritas pembangunan Kota Semarang di tahun 2019. Program kerja ini fokus pada tiga hal yang paling utama antara lain sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

“Tiga program kerja itu sangat penting karena menjadi indikator terbesar yang memberikan pengaruh terhadap pembangunan Pemerintah Pusat, yakni Indeks Pembangunan Manusia (IPM),”ujarnya saat acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Balai Kota Semarang, Senin (26/3).

Menurut Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini menuturkan program kerja pembangunan dalam sektor ekonomi dan kesehatan sudah berjalan lancar, hanya tinggal sektor pendidikan yang akan lebih dimaksimalkan.

“Kalau sektor ekonomi sudah oke, beberapa program berjalan lancar. Kesehatan juga sudah oke. Tinggal persoalan pendidikan ini yang harus dikebut,” tukasnya

Hendi mengungkapkan realitas yang terjadi di Kota Semarang dalam sektor pendidikan bahwa kendala yang dihadapi lantaran jarak yang ditempuh orang bersekolah cukup jauh, untuk itu perlu dukungan tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga kesadaran masyarakatnya sangat penting.

“Kesadaran masyarakat masalah pendidikan masih rendah, banyak orang tua yang belum mendukung anaknya untuk sekolah tinggi,” ungkapnya.

Karena kondisi tersebut, lanjut dia, pihaknya akan mendorong masyarakat untuk peduli terhadap program pendidikan anak terutama terkait masalah sarana dan prasarananya.

“Kami akan menyiapkan sarana prasarananya, nanti kami mendorong kelompok masyarakat untuk menyukseskan program itu,” tukasnya

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016 orang semarang yang bersekolah rata-rata hanya 10,67, oleh sebab itu banyak anak di Kota Semarang yang tidak lulus SMA.

29

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan