Tahun ke 4, Capaian RPJMD Jateng Makin Baik

SEMARANG (Asatu.id) – Beberapa pencapaian indikator makro pembangunan Jawa Tengah semakin membaik. Hal tersebut terlihat dalam pelaksanaan tahun keempat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Tengah.

Salah satunya penurunan penduduk miskin di Jateng. Upaya yang dilakukan pemprov jateng beserta pihak terkait selama empat tahun membuahkan jumlah penduduk miskin berkurang 614 ribu jiwa. Yakni dari 4,811 juta jiwa penduduk miskin pada 2013 menjadi 4,197 juta jiwa pada 2017.

“Alhasil melalui program program yang sudah dijalankan seperti Program Beras Sejahtera, Kartu Jateng Sejahtera, Jaminan Kesehatan, Program Keluarga Harapan, Bantuan Siswa Miskin, dan subsidi listrik bisa membuahkan hasil,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, Selasa (27/3).

Seiring capaian positif lain, penurunan persentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pun diprediksi sampai dengan akhir RPJMD akan mencapai target sebesar 4,13%.

Hal tersebut berkaca pada semakin menurunnya TPT dari 2013 sebesar 6,02% (1,02 Juta orang) menjadi 4,57% (820 ribu orang) pada 2017. Capaian itu juga lebih baik dari TPT nasional yang tercatat 5,50%.

” Upaya pemerintah seperti peningkatan kapasitas ketrampilan tenaga kerja di Balai Latihan Kerja, meningkatkan kegiatan kewirausahaan, peningkatan mutu SMK dengan pemberian bantuan peralatan, pelaksanaan job training, dan peningkatan kerja sama dengan dunia usaha melalui teaching factory,” ucapnya.

Terkait dengan pertumbuhan ekonomi, Heru melanjutkan, realisasi pertumbuhan ekonomi tahun 2017 sebesar 5,27%. Besaran itu masih lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,07%.

“Sedangkan laju inflasi di Jawa Tengah pada 2017 mencapai angka 3,71 persen. Turun signifikan dibandingkan 2013 lalu inflasi mencapai 7,99,” tukasnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *