Bawaslu Jateng Copot Tujuh Ribu APK

SEMARANG (Asatu.id) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah hingga kini terus melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Saat ini, Bawaslu telah menurunkan paksa sejumlah sedikitnya 7000 APK ilegal di Jawa Tengah. Kepala Bawaslu Jateng, Fajar Saka mengatakan, penertiban APK setiap hari pihaknya lakukan dengan tim gabungan bersama satpol pp, panwas, kpu, dan kesbang pol.

“Kami tidak akan menyerah dan putus semangat untuk menertibkan APK ilegal yang terpasang, meski jumlahnya bisa saja bertambah,” ujarnya, Selasa (27/3).

Terkait dengan diperbolehkannya paslon dalam memproduksi sendiri sebagian APK, Fajar berharap, agar setiap paslon dan tim pemenangan bisa tetap mematuhi pembuatan APK sesuai aturan KPU.

“Masing-masing calon dapat mencetak Apk sebanyak 150 persen, kalau bk 100 persen, prosedurnya mereka harus menyerahkan berita acara pemesanan apk atau bk ke KPU, baru dipasang,” imbuhnya.

16

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan