Rukma Minta Jangan Ada Senggolan Politik di Pilkada

SEMARANG (Asatu.id) –Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi mengatakan, sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat mengenai peraturan pilkada harus diperhatikan serius oleh semua penyelenggara pilkada.

 

“Hal tersebut dilakukan agar saat jalannya kampanye, khususnya di Jateng, bisa tetap aman dan tentram,” ujarnya saat dalam acara Forum Group Discussion, di Lantai 2 Gedung Berlian Jalan Pahlawan Nomor 7 Kota Semarang, Senin (26/3).

Selain itu, sosialisasi dan pendekatan ke masyarakat bisa meminimalisir adanya senggolan politik. Dalam memberikan contoh kepada masyarakat, dirinya pun meminta Bawaslu dan KPUD tetap menjaga netralitasnya sebagai penyelenggara pemilu.

“Dalam menjaga marwah penyelenggaraan pilkada ini bukan hanya tugas Bawaslu dan KPUD saja tetapi tugas kita semua,” imbuhnya.

Menambahkan, Anggota Komisi A DPRD Jateng Romli Mubarok mengatakan pilar utama pilkada harus mengacu pada UUD 45 dan UU No. 10/2014 dengan azas jujur, adil, bebas, dan rahasia.

“Penyelenggara pilkada harus paham betul apa tugasnya masing-masing. Kualitas dan komitmen setiap penyelenggara juga sangat kami butuhkan,” paparnya.

Ia juga berharap marwah yang ada di 7 kabupaten/ kota di Jateng yang akan merasakan pilkada serentak selalu bisa ditingkatkan.

“Jangan ada arogansi antar penyelenggara pilkada, memang sudah saatnya kita menjaga marwah penyelenggaraan pilkada di Jateng,” tuturnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *