Perekonomian Jateng Tembus 5,27 Persen

SEMARANG (Asatu.id) – Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada 2016 dan 2017 sebesar 5,27%. Pencapaian angka tersebut lebih tinggi dari angka pertumbuhan nasional sebesar 5,07%.

Hal tersebut tersampaikan dalam Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Akhir Tahun Anggaran 2017, Senin (26/3).

Plt Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko mengatakan LKPj akhir tahun anggaran 2017 diselaraskan dengan data BPS Jateng. Beberapa di antaranya mengenai populasi dan perekonomian.

“Sedangkan untuk jumlah total penduduk Jateng sekitar 34,2 juta jiwa. Dari angka itu, jumlah usia produktif sekitar 23,1 juta jiwa untuk usia 15 hingga 64 tahun dan usia tidak produktif sebanyak 11 juta jiwa untuk usia 0 sampai 14 tahun dan 64 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng Rukma Setyabudi menerangkan DPRD akan menindaklanjuti dengan membentuk Pansus LKPj Gubernur Akhir Tahun Anggaran 2017.

Rukma menyebutkan, Pansus tersebut nanti memiliki tugas untuk membahas dan melaporkan LKPj Gubernur kepada ketua DPRD.

“Tugas pansus berakhir jika sudah menjadi keputusan soal LKPj,” tandasnya. (is)

 

 

 

 

37

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan