Nelayan Sambat, Jangan Dianaktirikan ke Ida Fauziyah

SEMARANG (asatu.id) – Nelayan di Kabupaten Batang meminta agar pemimpin di Jateng nantinya punya perhatian lebih untuk nelayan.

Hal tersebut disampaikan ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batang Teguh Tarmudjo saat bertemu calon wakil gubernur jateng, Ida Fauziyah saat mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Klidang Lor, Kabupaten Batang, Senin (26/3).

“Kalaupun ada kebijakan, kita tidak masalah. Tapi juga pikirkan solusinya,” ujarnya.

Di juga berharap, jangan sampai nelayan ini dianaktirikan. Dirinya mencontohkan, saat ada aturan tentang cantrang, hampir selama 3 tahun nelayan tidak bisa konsentrasi mencari dan menjual ikan. Mereka semua sibuk audiensi, hingga demo. Menurutnya, itu sangat menyita waktu para nelayan.

“Saat ada pelarangan cantrang, maka TPI tak ada aktifitas. Malah dijadikan tempat main futsal,” imbuhnya.

Atas dasar itu dia meminta, ada perhatian lebih untuk nelayan.

Ida Fauziyah pun  sepakat jika muncul sebuah aturan, juga harus ada solusi jika dinilai merugikan pihak tertentu.

“Jadi saya kesini juga salah satunya untuk mendengar aspirasi dari masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, saat berada di TPI, sejumlah pedagang ikan mendoakan Ida terpilih sebagai wakil gubernur mendampingin Sudirman Said. “Mugi dados, lan saget sejahterakan rakyat,” ujar salah satu pedagang, Khoirotun.

34

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *