Kedatangan Tim Razia Kelurahan Bulustalan Kagetkan Penghuni Kos

SEMARANG (Asatu.id) – Kedatangan tim razia dari Kelurahan Bulustalan, Kecamatan Semarang Selatan mengagetkan sejumlah penghuni rumah kos-kosan, Senin siang (26/3). Tim dari unsur Babinsa, Babinkamtibmas, RT-RW dan staf kelurahan itu memang sedang menyisir tempat-tempat kos sebagai antisipasi munculnya tindak kejahatan dan peredaran narkoba di kalangan penghuni kos.

Begitu melihat tim razia datang dengan berjalan kaki, para penghuni di salah satu tempat kos langsung lari dan masuk kamar masing-masing. Petugas pun tidak kalah akal. Mereka diketuk pintu kamarnya dan disuruh keluar. Setelah berkumpul, petugas lalu memberi pengarahan serta pengertian tentang tujuan kedatangannya.

‘’Terus terang awalnya kaget dan takut banget karena datangnya ramai-ramai. Tapi setelah diberi penjelasan akhirnya lega. Ternyata untuk mengecek keamanan jelang Pilgub,’’ tutur Permaisella Tiansari (25), mahasiswi salah satu Akademi Keperawatan di Kota Semarang.

Sebelum memberi penjelasan, tim minta para penghuni kos menunjukkan data dirinya masing-masing. Mereka pun langsung mengeluarkan identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas lainnya.

“Kami juga diberi pengarahan supaya tidak melakukan perbuatan-perbuatan menyimpang seperti penyalahgunaan narkoba, miras maupun pergaulan bebas,’’ tambah Sella, dengan raut yang masih sedikit ketakutan.

Lurah Bulustalan, Burhan Arifin menjelaskan, razia yang dilakukan pihaknya merupakan kegiatan rutin di wilayahnya. Sebab di wilayahnya terdapat sekira 90 rumah yang dimanfaatkan menjadi kos-kosan, dengan jumlah penghuni lebih dari 700 orang.

“Kegiatan ini akan kami lakukan secara rutin sebagai upaya meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Burhan.

29

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan