Unisbank Gelar Seminar Kewirausahaan

SEMARANG (asatu.id) – Sekitar 70 mahasiswa Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang antusias mendengarkan pemaparan pemilik usaha 125 gerai Rocket Chicken yang omzetnya mencapai sekitar Rp 24 miliar dalam setahun, Jumat (23/3).

Nurul atik, pengusaha yang merintis karir dengan sukses itu sebelumnya hanya bekerja sebagai karyawan di bagian cleaning service sebuah resto ayam goreng asal Amerika.

Di hadapan puluhan mahasiswa peserta seminar di ruang seminar utama lantai 9 Kampus Unisbank Mugas, Nurul Atik memberikan motivasi agar para mahasiswa bisa sukses membangun bisnis.

Kepala Pusat Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan (P2BK) Unisbank Semarang, Saifurahman yang sekaligus menjadi narasumber juga menuturkan, secara khusus menghadirkan pengusaha yang benar-benar merintis dari bawah dan sukses menjalankan bisnisnya.

“Mahasiswa wajib untuk belajar dari apa yang sudah diraih oleh Nurul Atik. Jangan hanya sekedar melihat sukses yang diraihnya sekarang, namun proses membangun usaha keras dan pantang menyerah inilah yang harus kita teladani,” paparnya.

Hal inilah menjadi salah satu hal yang terekam dalam diskusi public dengan tema Seminar Kewirausahaan, Tantangan dan Pentinya Legalitas Dalam Berbinis atau Korporasi.

Tampak hadir pula narasumber lainnya yaitu Dini S Purwono, lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI) dan telah malang-melintang sebagai konsultan hukum ini mengatakan, di setiap perusahaan termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kelengkapan dokumen harus dipersiapkan sejak awal.

“Mulai perizinan, surat kontrak, dan sebagainya. Jangan sampai baru melengkapi dokumen setelah tertimpa masalah dan itu yang sekarang sering terjadi. Banyak perusahaan yang mengabaikan kelengkapan dokumen, baru pusing setelah tertimpa masalah,” jelasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *