DPRD Minta Siswa Korban Pelecehan Diberi Pendampingan

SEMARANG (Asatu.id) – Kalangan anggota DPRD Kota Semarang meminta agar segera ada pendampingan bagi siswa yang diduga menjadi korban pelecehan seksual di SD Karangayu 02, Semarang Barat. Sebab dampak dari kasus itu secara psikologis akan menimpa pada korban yang masih kategori anak-anak.

“Kami minta harus segera dicarikan solusi, misalnya dengan cara pendampingan terhadap siswa yang diduga menjadi korban. Pendampingan bisa dilakukan melalui Rumah Duta Revolusi Mental (RDRM) dan psikolog. Kalau tidak dilakukan pendampingan, kami khawatir terjadi trauma berkepanjangan,’’ ujar anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Sugihartono, Jumat (23/3).

Politikus Partai Demokrat itu juga meminta agar pemkot membentuk tim khusus untuk menyelidiki masalah ini. Dari tim ini nantinya bisa diperoleh data dan keterangan yang valid tentang kejadian yang sempat santer jadi pembicaraan masyarakat itu.

“Di sisi lain, Dinas Pendidikan kami minta memberikan pembinaan serius kepada oknum guru, karena dia sebagai tenaga pendidik dan Aparatur Sipil Negara (ASN). Saya dengar oknum guru itu sudah ditarik ke dinas dan tidak diberi tugas mengajar. Tetapi kasusnya jangan berhenti di situ. Perlu penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut,” kata Sugohartono.

Oknum guru bernisial FO yang diduga melakukan pelecehan seksual, menurut informasi pihak sekolah sudah dibebastugaskan dan ditarik ke Dinas Pendidikan Kota Semarang. Namun unsure kasus pidananya sedang ditangani aparat kepolisian Polrestabes Semarang.

Sugihartono berharap Kepala SD Karangayu 02, Endah Andrijati segera mengambil langkah-langkah kongkrit dan mengambil kebijakan untuk mencari guru pengganti untuk mengajar kelas III yang sebelumnya diajar oleh FO.

‘’Kasus ini membuat banyak kalangan prihatin dan kecewa. Sebab saat ini pemerintah sedang berupata membangun Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) siswa, tetapi justru dirusak oleh guru yang tidak bertanggung jawab. Mudah-mudahan kasus seperti ini tidak terulang lagi,” harap Sugihartono. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *