Tingkatkan Budaya Baca, Unimus Gelar Workshop Menulis

SEMARANG (Asatu.id) Fakultas Teknik Unimus menggelar workshop penulisan artikel. Kegiatan ini sekaligus untuk mendorong mahasiswa giat menulis artikel di media massa atau koran.

“Kami berharap workshop ini bisa dimanfaatkan mahasiswa Fakultas Teknik Unimus untuk mengasah kemampuannya dalam menulis dan meningkatkan budaya membaca,” kta Dekan Fakultas Teknik Unimus, Bagus Irawan, Rabu (21/3).

Bagus menuturkan kegiatan workshop ini nantinya membuat mahasiswa tidak hanya bisa menuangkan pemikiran melalui forum kemahasiswaan saja, namun bisa juga di media massa, sehingga dapat dibaca dan diterima masyarakat.

“Workshop ini merupakan bagian penguatan kegiatan akademik kampus di Fakultas Teknik Unimus. Harapannya, mahasiswa sebagai agent of change, setelah kegiatan ini akan muncul penulis baru di fakultas ini,” terang Bagus.

Menurut dia, tumbuhnya budaya menulis pada satu mahasiswa akan menjadi stimulan penting bagi lahirnya budaya menulis di kalangan mahasiswa lainnya. Kebiasaan menulis, baik bagi kalangan mahasiswa, akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas intelektualitas masing-masing.

“Karena bagaimana pun, untuk menulis sebuah tulisan membutuhkan langkah-langkah persiapan yang matang. Dari mulai penggalian ide, pengumpulan bahan, pendalaman materi, hingga pengemasan tulisan. Bahkan, yang namanya membaca bagi seorang penulis adalah wajib. Tanpa banyak membaca, selain akan kering ide, juga jangan harap tulisan-tulisannya berbobot,” jelas Bagus.

Sementara Redaktur Media Online Rustam Aji mengatakan kemampuan menulis artikel tersebut harus ditunjang dengan kebiasaan membaca buku dan literatur lainnya. Sehingga para mahasiwa mempunyai pemahaman yang baik mengenai suatu permasalahan.

“Menulis artikel di media massa perlu cara dan metode, ada beberapa hal yang perlu dilakukan ketika mahasiswa akan membuat artikel, essay, atau opini di media massa khususnya media massa cetak seperti koran seperti keaktualan konten, Argumen atau sudut pandang yang baru, Gunakan sumber kutipan yang jelas, serta  gunakan judul yang singkat dan menarik,” tandasnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *