Hari ini Dinas Perdagangan Bongkar Bangunan PKL Kaligawe

SEMARANG (Asatu.id) – Hari ini Dinas Perdagangan Kota Semarang akan melakukan pembongkaran semua bangunan yang ada di bantaran sungai Banjir Kanal Timur (BKT) di Kelurahan Kaligawe. Bangunan liar itu diantaranya milik pedagang kaki lima (PKL) dan beberapa lagi merupakan bangunan semi permanen yang dijadikan tempat tinggal warga.

Dinas Perdagangan memberi toleransi batas akhir pembongkaran kepada PKL sampai Selasa (20/3) kemarin. Namun dari pantauan Asatu.id, sampai Rabu (21/3) pagi ternyata masih banyak bangunan PKL yang belum dibongkar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto pernah mengatakan, pihaknya memberi toleransi batas waktu pembongkaran sampai tanggal 20 Maret. Sementara para PKL meminta Dinas Perdagangan menunda pembongkaran dan mereka berjanji akan melakukan pembongkaran sendiri.

“Kami memberi toleransi sampai tanggal 20 Maret. Setelah itu kami harus membersihkan tempat itu karena akan dilakukan normalisasi sungai,” kata Fajar.

Kawasan bantaran sungai BKT di Kelurahan Kaligawe akan dilakukan normalisasi sebagai upaya menanggulangi tingginya air ketika musim hujan yang menyebabkan banjir di beberapa wilayah. Namun proyek itu terkendala dengan banyaknya bangunan liar di bantarannya.

Dinas Perdagangan meminta para PKL pemilik bangunan untuk segera pindah. Pemkot sudah menyediakan lahan relokasi jualan di Pasar Baru Klitikan Penggaron dan beberapa pasar yang ada di Kota Semarang. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *