Peran Wanita Sangat Penting bagi Pembangunan Kota

SEMARANG (Asatu.id) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Semarang untuk berperan aktif dalam pembangunan kota dan tidak menjadi organisasi wanita yang ekslusif.

“Hal ini karena peran wanita sangat penting bagi pembangunan kota,”ujarnya pada acara Serah Terima Jabatan Ketua Antar Waktu Dharma Wanita Persatuan Kota Semarang Masa Bhakti 2014-2019 di Balaikota, Selasa (20/3).

“Pembangunan Kota Semarang membutuhkan peran wanita. Maksudnya, para anggota DWP bersama dengan Tim Penggerak PKK, organisasi wanita lainnya, dan masyarakat untuk melakukan sinkronisasi kegiatan riil untuk membantu pembangunan Kota Semarang,” ujarnya didampingi Ketua PKK Kota Semarang Tia Hendrar Prihadi.

Menurut Hendi, saat ini masih banyak persoalan yang membutuhkan peran wanita. Seperti adanya bias gender, kemiskinan, dan pengangguran. Pihaknya meminta kader-kader Dharma Wanita Persatuan untuk dapat bergerak bersama memberi dorongan serta edukasi agar dapat menurunkan angka kemiskinan, bahkan KDRT di sekitar kita.

“Korban kekerasan biasanya perempuan dan anak karena secara fisik perempuan dan anak lebih lemah dari pada laki-laki. Angkanya bahkan mencapai 40%. Ini yang harusnya dapat menjadi target pembangunan di lingkungan masing-masing agar dapat bergerak bersama-sama untuk menurunkan angka kekerasan dalam rumah tangga,” tambahnya.

Selain itu, lanjut dia, berdasarkan data dari Bappeda Kota Semarang, angka kemiskinan di Kota Semarang mencapai 4,5% atau sebanyak 70.000 warga.

“Melalui program-program kerja, DWP diharapkan dapat melakukan kegiatan guna peningkatan kesejahteraan masyarakat seperti bedah rumah atau pelatihan usaha,” tegasnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *