100% Lulusan SMK Jateng Bekerja

SEMARANG (Asatu.id) Lulusan SMK, masih lebih diminati oleh perusahaan-perusahaan, ketimbang lulusan SMA. Pasalnya, materi yang diberikan saat sekolah, 60 persennya lebih adalah praktik, sehingga lulusan SMK siap bekerja.

Kepala SMK Negeri Jateng, Yudi Wibowo mengatakan, anak didiknya, rata-rata sebelum lulus sudah di pesan melalui proses rekruitmen, sehingga saat lulus sudah langsung bekerja.

Misalnya, dengan PT Komatsu, perusahaan yang bergerak di bidang manufactur untuk perekrutan para siswa menjadi karyawan di sana. ”Selain itu juga untuk magang bagi guru dan siswa, serta kerja sama dalam sinkronisasi kurikulum,” katanya, Rabu (21/3).

Selanjutnya bersama-sama mendidik dan memberikan ketrampilam kepada siswa yang nantinya setelah lulus bisa siap dipakai di perusahaan. ”Kami punya keunggulan utamanya di karakter anak-anak, untuk kompetensinya kita garap bareng dengan industri sesuai dengan kurikulum yang sudah disinkronisasi,” jelas Yudi.

Pihaknya berharap kerjasama ini sebagai rintisan kerjasana dengan industri-industri lain, sekaligus sebagai media untuk mempercepat keterserapan siswa di industri.

“Kita punya target 100 persen tiap tahun siswa bisa bekerja di industri, apalagi siswa SMK Negeri Jateng berasal dari keluarga yang benar-benar tidak mampu. Sehingga untuk Jateng pengentasan kemiskinan bisa terwujud,” kata Yudi.

Yudi berharap dengan kehadiran PT Komatsu Undercarriage Indonesia bisa menyerap 100 persen siswanya untuk bekerja di sana. Pihaknya juga menghimbau kepada para siswa untuk selalu menjaga kedisiplinan, karena disiplin adalah kebutuhan. Apalagi jika sudah bekerja, kedisilinan harus dijaga. (is)

 

49

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *