Oknum Guru Cabul SDN Tunggu Proses Hukum

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin mengungkapkan, dirinya telah mengirimkan hasil pemeriksaan pihaknya terkait guru pelaku pencabulan di SDN Karangayu 02 Kota Semarang ke Inspektorat Wilayah (Itwil) Kota Semarang, Selasa (20/3).

Bunyamin mengaku dirinya sama sekali tidak mengetahui jika oknum guru tersebut telah melakukan aksi pencabulan di dua lembaga pendidikan di SDN Sambiroto dan di SMPN 40 Kota Semarang. Pasalnya, dirinya belum bertugas sebagai Kadinas Pendidikan di Lingkungan Pemkot Semarang.

“Saya tidak tahu dulunya. Waktu itu, saya dulu kan belum menjabat,”ungkapnya.

Bunyamin menyatakan guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) ada proses aturan dan mekanismenya dalam memberikan sangsi atau hukuman.

“Pasti nanti akan diperiksa lewat aturan ASN-nya, ada aturanya kan. Kita ini pegawai negeri ada aturan main. Jadi akan diperiksa menurut data dan bukti yang betul. Kalau kita ada informasi perlu konfirmasi dan perlu klarifikasi, hasil itu dikonfirmasi yang bersangkutan. Kalau benar, seberapa jauh PNS itu kalau ada yang melanggar sudah ada aturanya, sanksi sedang, ringan, berat. Nah nanti, masuk kategori mana? ini sedang proses,” tukasnya

Bunyamin menyatakan, saat ini oknum guru yang mencabuli muridnya itu sudah tidak lagi ditugasi Dinas Pendidikan Kota Semarang untuk mengajar.

“Sementara ini kita tidak tugasi mengajar dulu untuk sementara sampai hukum berproses,” ujarnya.

Bunyamin mengimbau kepada orangtua wali murid untuk tidak khawatir terjadinya kembali aksi pencabulan tersebut. Pasalnya, pihaknya termasuk pemantau sekolah langsung turun ke beberapa SD untuk memantau proses belajar-mengajar berlangsung.

“Orangtua murid dengan sekolah kan dijaga. Sekolah akan selalu mendampingi anak-anak. Insya Allah kami dari situ, tidak usah khawatir, kami turun, kami mendampingi sekolah, kami mendampingi anak-anak. Pengawas saya termasuk saya turun sendiri,” pungkasnya. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *