Atasi Macet, Dishub akan Evaluasi Penerapan Sistem Satu Arah

SEMARANG (Asatu.id) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang akan dilakukan studi evaluasi penerapan sistem satu arah (SSA) oleh konsultan pada 2018 ini, terkait apakah penerapan SSA justru berdampak pada kemacetan lalu lintas. Dalam studi tersebut, akan dilakukan analisis tingkat kinerja jalan baik ruas maupun persimpangan.

“Dengan studi evaluasi itu nantinya dapat diketahui bagaimana tingkat kinerja jalan saat ini setelah diberlakukan SSA, apakah ada peningkatan atau penurunan jika dibandingkan tingkat kinerja jalan sebelum SSA,” kata M Khadik yang dihubungi Asatu.id, Selasa (20/3).

Lebih lanjut Khadik menjelaskan, dari hasil studi tersebut, nantinya akan dibahas dalam forum lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) tingkat kota untuk mendapatkan saran dan masukan dari seluruh stake holder terkait.

Khadik memaparkan, saat ini pertumbuhan kendaraan di Kota Semarang mencapai 12 persen per tahun. Sedangkan pertumbuhan jalan hanya 0,9 persen per tahun. Tercatat, ada 1,6 juta kendaraan roda dua dan 500 ribu kendaraan roda empat di Kota Semarang.

“Persoalan kemacetan dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya, adanya kesenjangan cukup besar antara kapasitas jalan dengan pertumbuhan kendaraan di Kota Semarang,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Agus Riyanto Slamet mengeluhkan masih terjadinya kemacetan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan. Antara lain di Jalan Pandanaran dan Jalan Pemuda. Saat ini setelah diberlakukan sistem satu arah, kemacetan di Jalan Pemuda justru semakin panjang, dari depan Paragon Mall sampai traffic light dekat Tugu Muda.

Sementara kemacetan di Jalan Pandanaran nantinya akan bisa diatasi jika pemkot merealisasikan pembangunan gedung parkir yang menyatu dengan gedung Dinas Kesehatan. Faktor penyebab kemacetan di kawasan ini antara lain banyaknya kendaraan parkir di depan gedung Dinkes Kota Semarang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *