Bawaslu Jateng : Yang Penting Semua Diperlakukan Sama

SEMARANG (asatu.id) – Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Fajar Saka mengatakan, anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tidak pernah dilarang untuk bersalaman dengan siapapun, termasuk dengan pasangan calon kepala daerah yang sedang berkompetisi.

Hal tersebut menanggapi penolakan jabat tangan anggota Panwaslu Jepara dengan calon Gubernur Ganjar Pranowo saat dirinya membuka jalan sehat Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Pantai Kartini, Sabtu (17/3)

“Saya hanya mengharapkan anggota untuk netral, tidak hanya di hati tapi juga tindakan,” ujar Fajar,” di Semarang, Senin (19/3).

Fajar menjelaskan lebih lanjut, tugas anggota Panwaslu adalah melakukan pengawasan terhadap jalannya tahapan pemilu. Fajar mengungkapkan tidak ada pelanggaran yang dilakukan anggota Panwaslu Jepara meski menolak salaman dengan Ganjar Pranowo.

“Tidak ada pelanggaran yang dilakukan. Terpenting adalah semua calon diperlakukan sama,” imbuhnya.

Ia pun menmbahkan tidak ada niatan anggota Panwaslu untuk memutus silaturahmi dengan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur.

“Tidak ada lah, hubungan saya dengan pak Ganjar juga baik saja. Kita tetap berharap semua baik-baik saja,” tukasnya.

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *