Ketua DPRD Semarang: Hutan Kota Tinjomoyo Semakin Hidup

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang bersama warga masyarakat menjadikan Hutan Kota Tinjomoyo menjadi produktif dan semakin hidup.

“Dahulu, yang semula adalah sebuah kebun binatang dan menjadi hutan mati, sekarang ini menjadi semakin hidup dengan digelarnya Pasar Semarangan Tinjomoyo,” ungkapnya kepada Asatu.id, di Semarang, Minggu (18/3).

Supriyadi menambahkan, antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk mengunjungi Pasar Semarangan Tinjomoyo.

“Hal ini tak lepas dari dukungan publikasi yang baik sehingga bisa menjadikan Hutan Kota ini menjadi salah satu destinasi wisata kebanggaan Kota Semarang,” ujarnya.

Meskipun masih dalam proses renovasi, lanjut dia, namun dengan perencanaan yang matang untuk ke depannya tentu akan menarik investor untuk bisa berinvestasi mengembangkan lebih bagus lagi.

“Di sini cukup luas dan representatif, apalagi jika bisa ditambah wahana wisata baru untuk bisa membangkitkan gairah para pengunjung sehingga lebih tertarik lagi untuk datang,” tandasnya.

Sekadar informasi. Dahulu, Hutan Kota Tinjomoyo adalah sebuah kebun binatang atau tepatnya sebelum 2006 silam. Namun karena adanya banjir serta akses yang sempat terputus, kebun binatang tersebut dihilangkan atau dipindahkan secara menyeluruh ke Mangkang Kota Semarang.

Pasca pemindahan itu, atau setelah 2006, areal hutan seluas sekitar 57,5 hektare tersebut semakin sepi pengunjung bahkan dapat dikatakan mangkrak. Dan setelah coba dihidupkan, direvitalisasi, secara berangsur mulai didatangi pengunjung. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *