Bermula Jodohkan Teman, Stefanus Satriyo Keterusan Buka Kontak Jodoh

SEMARANG (Asatu.id) – “Bahagia yang saya rasakan itu di antaranya bisa melihat member di pelaminan.” Hal ini diungkapkan Stefanus Satriyo, pendiri Sanggar Kontak Jodoh Mutiara Kasih. Dia sudah membuka kontak  jodoh sejak tahun 1985 di rumahnya, Kampung Wonosari I Jalan Dr Sutomo Semarang.

Bermula dari menjodoh-jodohkan temannya, dia hingga kini keterusan membuka kontak jodoh.

“Awalnya iseng hanya untuk hiburan. Rasanya bahagia gitu melihat orang bisa mendapat jodoh, menikah. Apalagi tahun 1980-an itu kan minim hiburan. Jadi kalau ada yang dapat jodoh, itu hiburan tersendiri,” ungkapnya saat ditemui dalam acara Ormas Expo 2018 di DP Mall Semarang, Jumat (16/3).

Lelaki berkaca mata ini mengaku tidak menghitung pasangan yang sudah dijodohkannya. Di Mutiara Kasih, tidak semata menjodohkan tapi juga memberi bimbingan dan konseling mengenai percintaan hingga pernikahan. Tujuannya agar pasangan yang sudah terikat pernikahan bisa bahagia hingga ajal menjemput.

“Syarat untuk menjadi member Mutiara Kasih tidak rumit. Cukup membayar Rp 200 ribu untuk seumur hidup atau hingga menikah, mengisi data pribadi, dan fotokopi identitas diri,” jelasnya.

Setelah tahapan tersebut, lanjut dia, member diperlihatkan data dan foto lawan jenis. Mereka bisa memulai dengan saling telepon sendiri atau difasilitasi.

“Kita rutin mengadakan pertemuan setiap Minggu. Dalam setiap pertemuan, selalu ada anggota baru yang tidak hanya berasal dari Semarang. Beberapa bahkan dadi Sumatera, Sulawesi, dan Kalimatan,” lanjutnya.

Satriyo mengungkapkan dirinya tidak membebani pasangan yang ketemu harus menikah.

“Ya itu kan dari member. Jika cocok, ada yang sekali pertemuan langsung nikah. Ada juga yang sudah satu tahun, tapi masih terus mencari yang sesuai hatinya,” paparnya.

Beragam alasan disampaikan orang yang menjadi member Mutiara Kasih. Menurut Satriyo, yang mendominasi adalah malu, takut tertipu, ragu, hingga tidak punya waktu. Dia berharap dan selalu berdoa agar member yang mendapat pasangan melalui jasa dirinya, tidak salah pilih dan mendapatkan kebahagiaan bersama. (is)

 

 

36

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan