BEM Undip Kirim Bantuan untuk Asmat

SEMARANG (Asatu.id) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undip Semarang, menyalurkan donasi untuk bencana kemanusiaan di Kabupaten Asmat, Papua. Total dana uang terkumpul adalah sebesar Rp 47.554.000 yang terkumpul dari seluruh BEM fakultas yang ada. Demikian dikatakan oleh Rizky Fajar Nugraha, KetuBidang Sosial Masyarakat (Sosmas) BEM Undip Semarang.

Menurutnya, penyaluran dana melalui Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Kota Semarang untuk kemudian dibelanjakan keperluan di lokasi.

”Status KLB sendiri telah dicabut dan kondisi kesehatan umumnya mulai membaik. Terima kasih kepada semua pihak yang ikut terlibat penggalangan dana dan donasi. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi saudara saudara kita di sana,” jelasnya.

Kepedulian ini terkait dengan status Kejadian Luar Biasa  wabah campak dan gizi buruk di Asmat, beberapa waktu berselang – yang kini telah dicabut. ”Kami melakukan gerakan sosial ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dan perguruan tinggi, sebagai bentuk Tri Darma Perguruan Tinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya, kondisi tersebut cukup memprihatinkan. Apalagi menimpa anak-anak, yang seharusnya mendapatkan haknya untuk menerima layanan kesehatan dari pemerintah.

Di satu sisi, mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat sudah sepatutnya turun tangan jika masyarakat membutuhkan. Kejadian bencana kemanusiaan yang terjadi di Kabupaten Asmat, Papua merupakan tanggung jawab bersama terutama tentang permasalahan KLB campak dan gizi buruk terhitung bulan september 2017 hingga awal bulan Februari. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *